Meet The Author

16 December, 2013

On 5:36 PM by Aratnadwita in    No comments

Hari ini gw membaca sekilas salah satu thread di forum terbesar di Indonesia mengenai Tips aman menghindari Curanrek (pencurian korek). Pun hari – hari sebelumnya sempat gw melihat posting – posting gambar lucu seputar pencurian korek yang menjadi semacam penyakit kronis untuk sebagian perokok. 




Sebenarnya agak – agak tersindir juga sih.. Gimana engga, bertahun – tahun lamanya gw dikenal sebagai Maling Korek kelas kakap. Awalnya risih karena gw ga merasa sebagai pelaku Curanrek (Pencurian Korek). Tapi akhirnya gw sadar setelah pada suatu hari gw bongkar – bongkar tas dan nemu 7 biji korek yang secara ga sadar gw ambil dari berbagai sumber. Akhirnya gw menerima takdir gw sebagai Maling Korek.

Ada satu fakta menarik soal pelaku curanrek ini. Disadari atau engga, ada semacam kode etik tak tertulis dari para curanrek ini. Mereka hanya mengambil korek murahan saja. Rata – rata merek TOKAI yang bisa didapat dengan harga 2 ribu perak saja di kios pinggir jalan.



Beberapa bulan yang lalu, gw pindah ke kantor baru. Seharusnya, gw bisa meneruskan legacy gw sebagai Maling Korek kan? Tapi nyatanya justru di kantor baru ini, gw sering sekali kehilangan korek. And yes, karma does exist my friends!


Sebagai bentuk antisipasi dari raibnya korek – korek gw secara misterius, dengan sadar diri gw berbagi sedikit tips supaya umur korek kalian bisa bertahan sedikit lebih lama. Well seenggaknya kalian terhindar dari tindakan kriminal para pelaku Curanrek yang semakin merajalela.


Unique dan Aneh
Jangan ragu untuk membeli korek yang unik supaya kalian mudah mengenali korek kalian masing – masing. Kalau perlu cari bentuk – bentuk yang aneh dan memalukan seperti korek bergambar nilai ujian kamu atau korek berbentuk celana dalem.


Tight 'em up!
Ikat korek kalian dengan tali atau karet gelang dan sangkutkan pada ikat pinggang kalian. Atau bisa juga dijadikan kalung dengan rantai bling – bling ala rapper sebagai tren asesoris baru. Kalau kalian terlahir dari keluarga tajir, rantai juga bisa dihiasi dengan berlian swarovski atau emas 24 karat.

Dont let go
Modus yang biasa dijalankan para kriminal korek ini adalah dengan tidak membawa korek pada saat nongkrong. Jadi pastikan kalian memegang korek erat – erat pada saat si maling korek beralibi meminjam korek. Jangan sekalipun lepaskan genggaman dari korek kalian. Kalau perlu tempel dengan power glue supaya koreknya ga lepas.




Make some noise
Para maling korek ini mempunyai gerakan lihai dan licin bak belut. Selalu awasi gerak – gerik mereka pada saat mereka menyalakan korek. Dan ketika mereka memasukkan korek kedalam kantong mereka segera bunyikan alarm keamanan. Kalau perlu sambil teriak “ Woi..! Korek gw tuh..!”





Akhir kata, tobatlah kalian wahai maling korek!

0 comments:

Post a Comment